Kamis, 27 Juli 2017

Jenis jenis surat



Mengingat kembali tentang penulisan surat lamaran
Berilah respon terhadap pertanyaan di bawah ini!
  1. Surat yang dikirimkan dari seseorang kepada orang lain digolongkan jenis surat ….
  2. Surat dari instansi atau kantor kepada instansi lain digolongkan jenis surat ….
  3. Surat keterangan dokter puskesmas yang menyatakan seseorang perlu istirahat, dan surat itu sebagai penguat agar dia diizinkan oleh instansi tempat dia bekerja/sekolah untuk cuti/tidak masuk kerja/sekolah digolongkan jenis surat ….
  4. Surat lamaran dari seseorang kepada instansi/kantor digolongkan sebagai jenis surat ….
  5. Apa ciri-ciri surat resmi?
  6. Mengapa surat lamaran lebih dianjurkan ditulis tangan pelamar sendiri, berikan beberapa argumentasi!
  7. Apa saja yang dilampirkan dalam berkas surat lamaran yang biasa kamu ketahui?
  8. Berikan contoh penulisan alamat yang benar yang ditujukan kepada sebuah lembaga/kantor yang menawarkan lowongan pekerjaan!
Selesai

Rabu, 19 Juli 2017

Tujuan Pembelajaran Menulis Surat Lamaran Pekerjaan

Keterampilan Menulis bertujuan peserta didik dapat
•    Menyajikan simpulan sistematika dan  unsur-unsur isi surat lamaran pekerjaan
•    Menyusun surat lamaran pekerjaan dengan memerhatikan isi, sistematika dan kebahasaan

•    Menerapkan  sistematika  dan unsur-unsur isi surat lamaran pekerjaan
•    Menerapkan struktur, ejaan, dan tanda baca  dalam surat lamaran pekerjaan dengan baik dan benar
Praktik Menulis Surat Lamaran
•    Menyusun  surat lamaran pekerjaan sesuai  struktur kalimat, ejaan , dan tanda baca
•    Menulis surat lamaran pekerjaan sesuai dengan
a.    Kelengkapan bagian dan isi surat lamaran pekerjaan
b.    Ketepatan struktur/sesuai dengan struktur  surat resmi
c.    Kesesuaian  isi  dengan iklan yang disajikan
d.    Ketepatan pilihan kata
e.    Ketepatan struktur kalimat, ejaan, dan tanda baca

Pertanyaan didiskusikan:
1. Jika personal atau orang berkirim surat kepada orang lain disebut surat .....
2. Jika lembaga berkirim surat kepada lembaga lain disebut surat .....
3. Apa ciri-ciri surat resmi yang anda ketahui?
4. Apakah surat lamaran harus ditulis tangan?
5. Apa saja yang dilampirkan ketika kita menulis surat lamaran?
6. Kutiplah iklan yang menawarkan pekerjaan di koran atau majalah, lalu susunlah surat lamaran yang memerankan diri anda sebagai pelamar.
selesai

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan

Contoh surat lamaran
Lampung Utara, 10 Oktober 2016
Hal        : Lamaran pekerjaan
Lampiran    : Satu berkas

Yth.  Bagian Personalia PT Sinar Laut
Jalan Kartini 31  Rawalaut
Bandar Lampung

Dengan hormat,
Berdasarkan iklan harian Lampung Post edisi 2 Oktober 2016 yang menyebutkan bahwa PT Sinar Laut memerlukan tenaga teknisi mesin fotokopi, maka saya:
 nama    :  Alimudin Syahputra;

tempat dan tanggal lahir    :  Medan, 21 Februari 1999;

alamat    :  Dusun II Umbul Tempel  Desa Sawojajar Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara;

alamat surat    :  Jalan Serma Peturun 25 RT 03 RW 01 Kotabumi, Lampung Utara;

mengajukan lamaran sebagai tenaga teknisi mesin fotokopi pada perusahaan yang Tuan pimpin.
Sebagai bahan pertimbangan bersama surat ini saya lampirkan:
1)fotokopi surat tanda taman belajar SLTA;
2)fotokopi sertifikat pendidikan teknisi mesin cetak Media Print;
3)surat keterangan catatan kepolisian;
4)surat keterangan kesehatan dari Puskesmas;
5)surat keterangan tenaga kerja dari dinas sosial.
Demikian surat lamaran saya sampaikan dan terima kasih atas pertimbangan Tuan.

Hormat saya

Alimudin Syahputra

Kelas XII : Kompetensi Dasar selama satu tahun

Kompetensi Dasar Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII  SMA
3.1 Mengidentifikasi isi dan sistematika dan unsur unsur isi surat lamaran yang dibaca.
4.1 Menyajikan simpulan sistematika dan unsur unsur isi surat lamaran baik secara lisan maupun tulis.
3.2 Mengidentifikasi unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan.
4.2  Menyusun surat lamaran pekerjaan dengan memerhatikan isi, sistematika dan kebahasaan.
3.3 Mengidentifikasi informasi yang mencakup orientasi, rangkaian kejadian yang saling berkaitan, komplikasi dan resolusi dalam cerita sejarah lisan atau tulis.
4.3 Mengonstruksi nilai nilai dari informasi cerita sejarah dalam sebuah teks eksplanasi.
3.4 Menganalisis kebahasaan cerita atau novel sejarah.
4.4 Menulis cerita sejarah pribadi dengan memerhatikan kebahasaan.
3.5 Mengidentifikasi informasi (pendapat, alternatif solusi dan simpulan terhadap suatu isu) dalam teks editorial.
4.5  Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial baik secara lisan maupun tulis.
3.6 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial.
4.6 Merancang teks editorial dengan memerhataikan struktur dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis.
3.7 Menilai isi dua buku fiksi (kumpulan cerita pendek atau kumpulan puisi) dan satu buku pengayaan (nonfiksi) yang dibaca.
4.7 Menyusun laporan hasil diskusi buku tentang satu topik baik secara lisan maupun tulils.
3.8 Menafsir pandangan pengarang terhadap kehidupan dalam novel yang dibaca.
4.8 Menyajikan hasil interpretasi terhadap pandangan pengarang baik secara lisan maupun tulis.
 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel.
4.9 Merancang novel atau novelet dengan memerhatikan isi dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis.
3.10 Mengevaluasi informasi, baik fakta maupun opini, dalam sebuah artikel yang dibaca.
4.10 Menyusun opini dalam bentuk artikel.
3.11 Menganalisis kebahasaan artikel dan atau buku ilmiah.
4.11 Mengonsruksi sebuah artikel dengan memerhatikan fakta dan kebahsaan.
3.12 Membandingkan kritik sastra dan esai dari aspek pengetauan dan pandangan penulis.
4.12 Menyusun kritik dan esai dengan memerhatikan aspen pengetahuan dan pandangan penulis baik secara lisan maupun tulis. Menganalisis sistematika dan kebahasaan kritik dan esai.
4.13 Mengonstruksi sebuah kritik atau esai dengan memerhatikan sistematika dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis.
3.14 Mengidentifikasi nilai nilai yang terdapat dalam sebuah buku pengayaan (nonfiksi) dan satu buku drama (fiksi).
4.14 Menulis refleksi tentang nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah buku pengayaan (nonfiksi) dan satu buku drama (fiksi).

Senin, 15 Mei 2017

Mengenal WS.Rendra


Mengenal WS.Rendra

Nama Pena : WS Rendra
Nama Asal : Willibrordus Surendra Broto Rendra
Nama Setelah Memeluk Islam : Wahyu Sulaiman Rendra
Memeluk Islam : 12  Agustus 1970
Seniman ini mengucapkan dua kalimat syahadah pada hari perkahwinannya dengan Sitoresmi pada 12 Agustus 1970, dengan disaksikan dua lagi tokoh sastera Taufiq Ismail dan Ajip Rosidi.
Gelaran : Si Burung Merak
Julukan si Burung Merak bermula ketika Rendra dan sahabatnya dari Australia berlibur di Kebun Binatang Gembiraloka, Yogyakarta. Di kandang merak, Rendra melihat seekor merak jantan berbuntut indah dikerubungi merak-merak betina. “Seperti itulah saya,” tutur Rendra spontan. Kala itu Rendra memiliki dua isteri, yaitu Ken Zuraida dan Sitoresmi.
Tempat Lahir : Solo, Jawa Tengah.
Tarikh Lahir : 7 November 1935.
Tarikh Meninggal Dunia : Khamis, 6 Agustus 2009 pukul 22.10 WIB di RS Mitra Keluarga, Depok. Dimakamkan selepas solat Jum'at 7 Agustus 2009 di TPU Bengkel Teater Rendra, Cipayung, Citayam, Depok.
Agama :Islam

Isteri :
- Sunarti Suwandi (Nikah 31 Mac 1959 dikurniakan lima anak: Teddy Satya Nugraha, Andreas Wahyu Wahyana, Daniel Seta, Samuel Musa, dan Klara Sinta. Cerai 1981)
- Bendoro Raden Ayu Sitoresmi Prabuningrat (Nikah 12 Ogos 1970, dikurniakan empat anak: Yonas Salya, Sarah Drupadi, Naomi Srikandi, dan Rachel Saraswati. Cerai 1979)
- Ken Zuraida (dikurniakan dua anak: Isaias Sadewa dan Maryam Supraba)

Karya Karyanya :
    Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta
    Sajak Bulan MEI 1998 di INDONESIA
    Orang-Orang Miskin
    Sajak Rajawali
    Sajak Orang Lapar
    Menghisap Sebatang Lisong
    Puisi Pesan Pencopet Kepada Pacarnya
    Sajak Burung-Burung Kondor
    Sajak Gadis Dan Majikan
    Kupanggil Namamu
    Nyanyian Angsa
    Puisi terakhir ws rendra

Puisi karya WS Rendra

GERILYA
    WS Rendra

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki terguling di jalan.

Angin tergantung
terkecap pahitnya tembakau
bendungan keluh dan bencana.

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki terguling di jalan.

Dengan tujuh lubang pelor
diketuk gerbang langit
dan menyala mentari muda
melepas kasumatnya.

Gadis berjalan di subuh merah
dengan sayur mayur di punggung
melihatnya yang pertama

Ia beri jeritan manis
dan duka daun wortel.

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki terguling di jalan.

Orang orang kampung mengenalnya
anak janda berambut ombak
ditimba air bergantang gantang
disiram atas tubuhnya

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki terguling di jalan.

Lewat gardu belanda dengan berani
berlindung warna malam
sendiri masuk kota
ingin ikut ngubur ibunya.

Pembelajaran Menulis Puisi



Pembelajaran Menulis Puisi
Pengantar
Pernahkan anda tidak bisa melupakan suatu peristiwa, peristiwa yang berkesan baik atau berkesan menyeramkan. Peristiwa yang tersimpan seperti itu bisa diceritakan kembali dalam bentuk percakapan atau berupa tulisan. Mungkin ada yang rajin untuk menuliskan dalam buku harian yang sewaktu-waktu bisa dibaca sendiri oleh penulisnya atau dibaca oleh orang lain jika tulisan itu bukan hal yang rahasia atau bersifat pribadi.
Untuk  berlatih menulis  puisi dalam pembelajaran ini, kalian ditugasi untuk mengutip sebuah lagu. Lagu apa saya, lagu nasional, lagu daerah, atau lagu pop yang sedang digemari. Cermati teks lagu itu, dan kalian bisa menebak isi atau maksud lagu itu. Kita sebagai menikmat lagu bisa menebak atau menafsirkan mangapa lagu itu ditulis, dari irama  lagu itu pun kita bisa merasakan suasana hati, apakah lagu itu  bersuasana menyedihkan, bersemangat menggelora, atau lagu pujaan.
Langkah 1
Cobalah anda cermati teks lagu berikut! (Sengaja dituliskan mendatar) halo halo Bandung, ibukota Periyangan (parahyangan) , sudah lama beta, tidak berjumpa dengan kau, sekarang telah menjadi lautan api, mari bung rebut kembali.
Puisi itu ungkapan kembali sebuah peristiwa dengan penulisan yang bebas, biasanya memainkan  bunyi dan pilihan kata (diksi) yang kaya makna.
Peristiwa yang mengendap, lalu diolah rasa hingga ketika diungkapkan dengan pilihan kata tertentu menimbulkan cita rasa yang berbeda dengan bahasa biasa. Ada kesan  tertentu, rasa terharu, rasa marah, rasa pesona yang tiap pribadi berbeda dalam menanggapinya, tetapi  akan memiliki tema yang sama.
Langkah 2
Cobalah, mengapa lagu ‘Bandung Lautan Api’ tercipta?  Carilah informasi peristiwa itu dari sejarah perjuangan Republik Indonesia!
Langkah 3
Sekarang cermati lagu yang dinyanyikan oleh kelompok musik Bimbo yang berdomisili di Bandung tahun 70-an berjudul “Tuhan”.  Teks lagu itu sebenarnya puisi  yang ditulis oleh penyair Taufik Ismail. Apa maksud puisi itu? misalnya diksi/pilihan kata “hati adalah cermin, tempat pahala dan dosa berpadu, apa maksudnya? Atau ungkapan “aku jauh, engkau jauh, aku dekat engkau dekat” siapakah yang dimaksud dengan “engkau” di sini? Nilai rasa apa yang diperoleh setelah mencermati teks puisi atau lagu itu?
Langkah 4
Berikutnya, petiklah  teks lagu yang kalian peroleh – tugas beberapa hari lalu- kemudian jelaskan pilihan kata dan maksud lagu itu menurut pendapatmu!
Selamat melaksanakan tugas tugas tersebut!